welcome to my blog

Rabu, 23 Maret 2011

Episode Kesedihan

Meski tahun demi tahun bertanggalan di kalender
Ternyata air mataku menggenang
Pada setiap pergantian bulan dan musim
di perbatasan desember dan januari
kesedihan-kesedihan berkibar
Melambaikan jemari darah dan rintihan
Padahal orang telah beranjak meninggalkan luka
menyambut terompet atau gema takbir
dengan wajah penuh senyuman
memang hari ini, orang-orang melupakan
kemuraman dan kebingungan bumi
 yaitu ketika bahasa dan bangsa berjalan ala kadarnya
 Demokrasi dan korupsi berdampingan
 tanpa pertikaian. Aku pun cacing
 yang abadi menerima air mataku sendiri
 "Lupakanlah,mari bertepuk tangan
 menjatuhkan cinta dimana saja"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Share